WAWASAN$type=three$m=0$rm=0$h=400$c=3$show=home

$type=slider$count=3$rm=0$a=0$show=home

Kurikulum Merdeka: Mengasah Bakat Siswa Lewat Projek Profil

BAGIKAN:

Temukan bagaimana Projek Profil dalam Kurikulum Merdeka membantu siswa mengasah bakat dan karakter. Solusi belajar kontekstual untuk masa depan.

Kurikulum Merdeka: Mengasah Bakat Siswa Lewat Projek Profil

Pendahuluan

Kurikulum Merdeka hadir sebagai terobosan baru untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih fleksibel dan berfokus pada siswa. Salah satu instrumen utamanya adalah Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau yang sering disebut sebagai P5. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas tetapi juga terjun langsung menyelesaikan masalah nyata. Fokus utama kurikulum ini adalah memberikan ruang seluas-asahnya bagi tumbuh kembang bakat unik setiap individu.

Mengembangkan Karakter Lewat Projek Profil

Projek Profil memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar dalam situasi yang tidak formal namun tetap terstruktur dengan baik. Siswa diajak untuk berkolaborasi dalam tim guna memecahkan tantangan bertema lingkungan, kearifan lokal, hingga teknologi digital. Proses ini sangat efektif dalam membangun karakter kemandirian dan rasa gotong royong di antara para pelajar menengah. Karakter-karakter tersebut merupakan fondasi penting yang dibutuhkan siswa untuk menghadapi dunia kerja di masa depan.

Mengembangkan Karakter Lewat Projek Profil
Gambar 1. Mengembangkan Karakter Lewat Projek Profil

Kegiatan projek ini juga mendorong siswa untuk berani mengambil keputusan dan berpikir kritis sejak dini. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing alur pemikiran siswa tanpa mendikte hasil akhir dari projek tersebut. Setiap kelompok diberikan kebebasan untuk mengeksplorasi minat mereka sesuai dengan tema besar yang telah ditentukan sekolah. Dengan demikian, sekolah menjadi laboratorium kehidupan yang menyenangkan bagi siswa untuk menempa mentalitas juara mereka.

Menemukan Bakat Melalui Pembelajaran Kontekstual

Pembelajaran kontekstual dalam Projek Profil memungkinkan bakat terpendam siswa muncul ke permukaan secara alami. Seorang siswa mungkin baru menyadari kemampuan kepemimpinannya saat ditunjuk menjadi koordinator projek lapangan yang cukup kompleks. Siswa lain mungkin menemukan minat besar pada dunia desain saat bertugas menyusun presentasi visual untuk timnya. Keberagaman tugas dalam projek memastikan bahwa setiap jenis kecerdasan siswa mendapatkan apresiasi yang layak.

Menemukan Bakat Melalui Pembelajaran Kontekstual
Gambar 2. Menemukan Bakat Melalui Pembelajaran Kontekstual

Hasil akhir dari Projek Profil tidak selalu berupa produk fisik, melainkan pengalaman belajar yang mendalam dan berkesan. Evaluasi yang dilakukan lebih menitikberatkan pada proses perkembangan sikap dan cara pandang siswa selama kegiatan berlangsung. Hal ini mengurangi beban psikologis siswa yang biasanya hanya terpaku pada perolehan nilai angka di rapor. Ketika siswa merasa dihargai prosesnya, mereka akan lebih termotivasi untuk terus mengasah bakat yang mereka miliki.

Peran Guru Sebagai Fasilitator Projek

Peran guru dalam Kurikulum Merdeka kini mengalami transformasi besar dari sekadar pemberi materi menjadi seorang fasilitator. Guru tidak lagi mendominasi pembicaraan di depan kelas melainkan lebih banyak mendengarkan aspirasi dan ide kreatif dari para siswa. Tugas utama fasilitator adalah menyediakan sumber belajar yang relevan serta memantik rasa ingin tahu siswa melalui pertanyaan pemantik. Keberhasilan sebuah projek sangat bergantung pada kemampuan guru dalam mengarahkan proses diskusi tanpa membatasi imajinasi siswa.

Peran Guru Sebagai Fasilitator Projek
Gambar 3. Peran Guru Sebagai Fasilitator Projek

Fasilitator juga bertugas memantau dinamika kelompok agar setiap siswa terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan projek profil. Guru harus peka terhadap kendala yang dihadapi siswa dan siap memberikan bimbingan teknis maupun dukungan moral yang diperlukan. Penilaian yang diberikan oleh guru lebih fokus pada pengamatan perilaku dan perkembangan keterampilan lunak selama projek berlangsung. Hubungan yang harmonis antara guru dan siswa akan menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan penuh semangat.

Kesimpulan

Kurikulum Merdeka dengan Projek Profilnya adalah langkah nyata untuk memanusiakan hubungan antara guru, siswa, dan pengetahuan. Siswa kini memiliki wadah yang tepat untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi mereka secara lebih maksimal. Kolaborasi antara aspek kognitif dan pembentukan karakter menjadi kunci utama keberhasilan pendidikan di tingkat menengah ini. Mari dukung transformasi pendidikan ini demi mencetak generasi emas yang cerdas secara intelektual dan kuat secara moral.


Credit Penulis :Yovita Marta Gambar ilustrasi : ROMAN ODINTSOV, RDNE Stock project, Yan Krukau, www.kaboompics.com dari Pexels Referensi :
  • Kemendikbudristek - Kurikulum Merdeka. Panduan resmi implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
  • Pusat Kurikulum dan Pembelajaran. Materi sosialisasi kurikulum bagi satuan pendidikan menengah dan kejuruan.
  • Platform Merdeka Mengajar (PMM). Referensi modul projek dan praktik baik dari berbagai sekolah di Indonesia.
  • Jurnal Pendidikan Karakter. Studi dampak pembelajaran berbasis projek terhadap efikasi diri siswa remaja.
  • Portal Guru Berbagi. Kumpulan modul ajar dan panduan fasilitator Kurikulum Merdeka.
  • Buku Panduan P5 Jenjang Menengah. Standar operasional prosedur pelaksanaan projek untuk guru pembimbing.

Komentar

Nama

pendidikan dasar,41,Pendidikan kejuruan,24,Pendidikan luar sekolah,26,Pendidikan menengah,26,Pendidikan tinggi,26,Pendidikan usia dini,31,Wawasan,28,
ltr
item
EDU Media: Kurikulum Merdeka: Mengasah Bakat Siswa Lewat Projek Profil
Kurikulum Merdeka: Mengasah Bakat Siswa Lewat Projek Profil
Temukan bagaimana Projek Profil dalam Kurikulum Merdeka membantu siswa mengasah bakat dan karakter. Solusi belajar kontekstual untuk masa depan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEih8faE_Zl6kjjmJmY5IMQ1P63TchcBX1V7QMmWX-HkASC_TqnbaSo8ndSgIgMbR4R3FIlrWhxfG46iJbp6ZlbRFpJIUsdS-zOBn632noZyKDe2d-LqrNpV8imHMLLZndSR4_VomYaYr3cA-zk_dCC_wGu7LLEuZflvr4mlOk16lGTPhVSy-yr7cJx60H39/s1600/kurikulum_merdeka.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEih8faE_Zl6kjjmJmY5IMQ1P63TchcBX1V7QMmWX-HkASC_TqnbaSo8ndSgIgMbR4R3FIlrWhxfG46iJbp6ZlbRFpJIUsdS-zOBn632noZyKDe2d-LqrNpV8imHMLLZndSR4_VomYaYr3cA-zk_dCC_wGu7LLEuZflvr4mlOk16lGTPhVSy-yr7cJx60H39/s72-c/kurikulum_merdeka.jpg
EDU Media
https://www.edu.or.id/2026/02/kurikulum-merdeka-mengasah-bakat-siswa-lewat-projek-profil.html
https://www.edu.or.id/
https://www.edu.or.id/
https://www.edu.or.id/2026/02/kurikulum-merdeka-mengasah-bakat-siswa-lewat-projek-profil.html
true
3627331812312593257
UTF-8
Tampilkan semua artikel Tidak ditemukan di semua artikel Lihat semua Selengkapnya Balas Batalkan balasan Delete Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat semua MUNGKIN KAMU SUKA LABEL ARSIP CARI SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel yang anda cari Kembali ke Beranda Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec sekarang 1 menit lalu $$1$$ minutes ago 1 jam lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 pekan lalu Fans Follow INI ADALAH KNTEN PREMIUM STEP 1: Bagikan ke sosial media STEP 2: Klik link di sosial mediamu Copy semua code Blok semua code Semua kode telah dicopy di clipboard mu Jika kode/teks tidak bisa dicopy, gunakan tombol CTRL+C Daftar isi